Postingan

Buat KIPEM di Jogja?

Sebagai warga luar Yogyakarta yang punya keperluan membayar Pajak Kendaraan maupun SKCK di Yogja, tentu tidak asing lagi dengan KIPEM. KIPEM merupakan singkatan dari Kartu Identitas Penduduk Musiman. KIPEM dapat juga disebut KTP sementara bagi warga perantauan. Masa berlakunya hanya setahun. Selebihnya, buat baru lagi dan bukan perpanjangan, namanya. KIPEM inilah yang menjadi syarat dasar dalam membeli kendaraan baru di jogja, membayar pajak, membuat SKCK, dan membuat administrasi  kependudukan lainnya. Kali ini untuk kedua kalinya, aku harus mengurus pembuatan KIPEM.^^V Sesungguhnya ada 2 jalur yang dapat dipilih dalam membuat KIPEM, yakni 1) cara instan atau 2) cara murah. Jika pilihan pertama yang dipilih, maka cukup siapkan foto berwarna ukuran 2x3 sebanyak 3 lembar, fotocopy KTP asal  &  fotocopy Kartu pelajar atau mahasiswa (masing-masing 1 lembar), dan uang tunai sejumlah Rp. 50.000,00. Berikan semua syarat tersebut kepada kepala dukuh daerah tempat ...

Saya Anak Rohis dan Saya Bukan Teroris!

Gambar
Sekarang ini sedang hangat-hangatnya pemberitaan miring oleh Metro TV tehadap keberadaan ekstrakurikuler di masjid-masjid sekolah (Baca: Rohani Islam (Rohis)) yang dianggap sebagai tempat kaderisasi (sarang) terosis. Meskipun berita miring itu belum sepenuhnya benar dan hanya menilai sebagian dari sampel yang tidak mewakili. Sungguh tidak adil menarik kesimpulan dengan hanya mempertimbangkan secuil dari sebagian besar yang benar. Dari dulu pemberitaan semacam ini sudah sering terjadi, hanya saja kali ini pemberitaannya cukup besar  sehingga menarik perhatian penonton. sumber gambar:  http://menujubermartabat.wordpress.com TERORISME. Jika ditinjau maknanya, kata ini berarti  kegiatan yang melibatkan unsur kekerasan atau yang menimbulkan efek bahaya bagi kehidupan manusia yang melanggar hukum pidana, yang jelas dimaksudkan untuk: a. mengintimidasi penduduk sipil. b. memengaruhi kebijakan pemerintah. c. memengaruhi penyelenggaraan negara dengan cara penculikan a...

Gimana statusmu? Masih Ngampus?

Gambar
Ga nyangka aku udah melewati tahun ke-3 di kampus. Itu berarti gerbang keluar secara terhormat dari kampus (baca: Wisuda) akan segera menghampiri. Seneng, deg-degan, terharu, dan ekspresi melankolis lainnya menghinggapi ketika aku membayangkan kapan aku penelitian, kapan aku ujian, yudisium dan wisuda, kemudian... bayangan itu berlanjut entah kemana sampai pada satu frame yang bikin senyum-senyum sendiri. Halah, padahal KKN juga belum selesai.... Aku jadi inget dengan buku sakti yang sengaja kupesan jauh sebelum aku daftar SNMPTN. Buku itu berjudul Agar Ngampus Tak Sekadar Status.  Selama kuliah, status gue gimana yah? Begitulah kira-kira aku bergumam. Dan jawabannya adalah....eng ing eng, taaraaa, criiing It's so complicated. Halah CePe deh... Buku ini buat pandangan awalku terhadap dunia kampus berasa jadi banyak pilihan. Kamu bebas menentukan apa yang bakal kamu sandang sebagai seorang yang udah merdeka dari masa SMA! Catet MAHASISWA bukan SISWA! Dulu, mau tidak ma...

Wirausaha ala Sandiaga Salahudin

Gambar
http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=10202836 Tips Wirausaha dari Sandiaga Salahudin, pengusaha muda terkaya di Indonesia Quote: Quote: Sandiaga Salahudin Uno atau sering dipanggil Sandi Uno (lahir di Rumbai, Pekanbaru, 28 Juni 1969; umur 42 tahun) adalah pengusaha asal Indonesia. Sering hadir di acara seminar-seminar, Sandi Uno memberikan pembekalan tentang jiwa kewirausahaan (entrepreneurship), utamanya pada pemuda. Sandi Uno memulai usahanya setelah sempat menjadi seorang pengangguran ketika perusahaan yang mempekerjakannya bangkrut. Bersama rekannya, Sandi Uno mendirikan sebuah perusahaan di bidang keuangan, PT Saratoga Advisor. Usaha tersebut terbukti sukses dan telah mengambil alih beberapa perusahaan lain. Pada tahun 2009, Sandi Uno tercatat sebagai orang terkaya urutan ke-29 di Indonesia menurut majalah Forbes. Quote: Berikut Wawancara dengannya Quote: T: Apa kesibukan Anda sekarang? J: Aku fokus di Kadin, tapi tahun ini lebih banyak ke penge...

Sambutlah dengan Suka Cita!

Kusambut semester 7 dengan suka cita. Sebab, semester ini menentukan gambaran ke depan yang berkaitan arah profesi dan pilihan hidup. Aku akan dibawa pada muara yang pada akhirnya mewujudkan rencana Yang Maha Kuasa. Namun, banyak cabang untuk mencapai muara tersebut yang cukup mebingungkan. Akankah aku melewati jalur akademik secara lancar di negeri tercinta ini. Kemudian, akhirnya aku mewujudkan mimpi masa SMA ku? Atau akankah aku memilih mengabdi pada masyarakat terlebih dahulu kemudian melanjutkan studi? Atau malah meninang/ terpinang oleh orang yang kuharap bisa menjaga agamaku? Namun di semester 7 ini, semangatku akan kutingkatkan melebihi semester 1! Aku akan menyetting semangat seperti kala aku menjadi Maba, aku akan menjaga keseriusan layaknya seorang yang bergairah mencari uang, aku akan berjalan terus dan tak ingin berhenti sejenak untuk menuruti hawa nafsu. Mungkin sesekali aku akan berhenti, manakala aku kudu melakukan refleksi. Aku akan tetap semangat mengaji dan semang...

SBI, make low profile?

Gambar
Smanda, demikianlah kami memanggilnya sebagai sekolah kebanggaan, kependekan dari SMA Negeri 2 Bandara Lampung. Genap 3 tahun sudah aku meninggalkan almamater tercinta. Perubahan telah terjadi di banyak sektor, baik internal maupun eksternal penyokong pendidikan sekolah kami. Jika menilik semua komponen pendidikan yang ada pada teori kurikulum, maka hampir 100% perlu dirombak. Sangat berbeda dengan yang kualami dan para pendahuluku. Sebab, Kurikulum SBI (Sekolah Bertaraf Internasional) sepenuhnya diterapkan di tiap-tiap kelas sejak 2 tahun silam. Meskipun, pada awalanya terdapat masa penjajagan dengan menganut kurikulum RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional). Setelah 2 tahun berjalan, kini aku dapat melihat dampak positif dan negatif penerapan SBI. Banyak yang pro dan tak sedikit pula yang kontra. Banyak yang bilang SBI ini adalah produk gagal tetapi banyak pula yang cuek alih-alih sudah kepalang basah. Biarlah apa kata orang, tetapi bagiku... Aku melihat Smanda kami ...

Berburu Tiket

Gambar
Dua hari yang lalu aku membeli tiket bus Bandar Lampung-Yogyakarta. Tidak sulit bagiku untuk mencapai kantor agen bus-bus antar kota maupun propinsi. Sebut saja Rosalia Indah (RI), Putra Remaja, Lorena, Puspa Jaya, Handoyo, dan Ramayana. Cukup keluar gang dekat rumah, aku sudah menemukan jalan raya yang merupakan jalan lintas Sumatera. Jalan tersebut merupakan jalan yang biasa dilewati bus, truk, maupun kendaraan pribadi yang hendak menyeberang pulau Jawa-Sumatera dan sebaliknya. Di tepi jalan raya itulah dimana banyak terdapat agen-agen transportasi yang berdiri saling berdekatan. Kala itu, ayah dan ibuku hendak pergi silaturahim ke daerah Pahoman, tempat salah satu kerabat ayah. Namun, beliau berdua menyempatkan diri untuk mampir sejenak ke agen Puspa Jaya (PJ) dan Putra Remaja (PR). Mencari tiket kalau-kalau masih ada kursi kosong pada tanggal 26 Agustus untukku. Ternyata, dari penjelajahan 2 agen tersebut, pada tanggal 26, tiket telah habis terjual. Maka, untuk memastikan ...

Sulit Tersenyum

Gambar
Dalam 2 pekan terakhir ini, aku menanggung tanggung jawab besar dalam dunia per-KKn-an. Dimana tempat KKn ku merupakan lembaga penjamin mutu pendidik dan tenaga kependidikan di salah satu bidang pelajaran tertentu. Tanggung jawabku di sana salah satunya adalah memimpin keberlangsungan pelatihan komputer bagi karyawan lapangan lembaga tersebut. Singkatnya aku adalah PJ atau koordinator atau ketua panitia dengan 11 rekan yang harus merancang, melaksanakan, serta mengevaluasi program pelatihan tersebut. Kami dalam satu tim yang memiliki karakter diri berbeda-beda harus menyamakan 1 suhu untuk mencapai tujuan utama yakni, membelajarkan karyawan lapangan untuk paham materi komputer yang berkaitan dengan teknis dan administrasi per-diklat-an. Otomatis situasi macam ini membuat kami harus mengaplikasikan ilmu andragogi secara nyata. Jika dilihat, kayaknya mudah ngajarin bapak-ibu tentang komputer. Ternyata salah besar! Bapak ibu yang kami hadapi adalah karyawan lapangan yang bekerja se...

Budak Dunia

Gambar
Satu lagi crita sederhana dari Ust. Yusuf Mansur… Semoga Allah selalu melindungi dan menjaga beliau dan keluarga…Amiiin… Kawan saya, N, mengadu dengan tawanya. Maaf, bukan dengan keluhan, tapi dengan tawa. Tapi tawa satir. Dia ingin menjadi pendakwah. Ia ingin ada di jalan syiar. Tapi kebutuhan hidupnya membawanya menjadi karyawan. Sungguh pun saya beritahu beliau bahwa siapapun bisa menjadi pendakwah tanpa hrs menjadi ustadz. Cukup dengan sering mengajak orang berbuat baik, maka sudah cukup menjadi ustadz. Misalkan, ceritakan satu dua kisah sedekah, kisah mahabbah sama orang tua, kisah qiyaamullail, dll. Manakala orang mendengarkan, maka itu sudah hidup di jalan dakwah. Contohkan dengan menjadi muslim yang baik, shalat tepat waktu, dan ajak kawan-kawan yang laen, yang sekantor, maka kemudian insya Allah cara ini pun udah menjadikan dirinya menjadi pendakwah. Tapi ya begitulah. Katanya ga bebas dengan sebab menjadi karyawan. Suatu saat N ini ketemu saya lagi. Dia cerita g...

Menyusui

Gambar
...aku ga ingat bagaimana ibu berjuang demi hakku selama 2 tahun... Yang kutahu kini aku hidup berkat kerelaannya menyusuiku. Jumat pagi ini, aku tetap rutin masuk kantor sebagai anak magang KKN-PPL di salah satu lembaga diklat di Yogyakarta. Aku ditempatkan di bagian Unit Riset dan Pengembangan. Kebetulan pegawai di bagian itu hanya terdiri dari 3 wanita muda dan 1 pria dewasa... Panggil saja ia dengan mbak Mini. Kuawali kisah pagi_usai senam bersama_ dengan mbak Mini di ruang kerja. Kuperhatikan ia tengah asyik menonton video youtube tentang talkshow 'menyusui bayi'. Ia, seperti yang baru saja kuketahui, merupakan ibu muda yang baru memiliki satu anak berusia 20 bulan. Aku, sebagaimana makhluk yang senantiasa penasaran, menanyakan hal ikhwal susu-menyusui. Mbak Mini kemudian menceritakan pentingnya menyusui bayi bagi ibu. Apalagi itu merupakan suatu perintah Allah yang harus menyapih/menyusui anak hingga 2 tahun. Ia bertekad komit untuk menyusui anaknya tanpa sedik...

Secangkir Inspirasi

Gambar
Secangkir Inspirasi.  Demikian ia menamainya. Aku tidak tahu persis alasannya mengambil padanan kata di atas untuk catatannya. Kalau boleh kutafsirkan sepihak, ada unsur kesederhanaan, pewarnaan, dan keterbukaan. Manis, kupikir... Dari  Secangkir Inspirasi,  aku kembali melihat ke dalam dirinya. Ia yang (mungkin) selalu mengharapkan kebaikan untukku. Ia yang terlalu sulit kudefinisikan. Ia yang identik dengan buku plus kejutan-kejutan. Ia yang terkadang dingin dan acuh. Ia pula yang membantu membuka hatiku pada Islam. Ia hanya makhluk yang Allah anugerahkan dengan berbagai keahlian sama seperti manusia yang lainnya. Dari  Secangkir Inspirasi,  aku meneguk hikmah dari pengalaman yang ia catat. Hanya beberapa yang kubaca. Dan memang hanya segitu yang ia tayangkan. Aku diingatkan akan perkataannya 4 tahun silam tentang timing dalam struktur bahasa Inggris setelah kubaca salah satu tulisan di  Secangkir Inspirasi.  Aku kembali diingatkan pada buku 7...

Smart Kids Camp

Gambar
Smart Kids Camp. Hanya 3 kata tetapi memberikan pelajaran positif yang sangat besar dalam hidupku akhir bulan Juni ini. Smart Kids Camp merupakan acara kerjasama CWC FLP Yogyakarta dengan Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Yogyakarta. Sedang aku adalah makhluk bertangan kecil yang turut menyukseskannya... Aku merasa masih belum sadar bahwa aku telah melakoni jabatan ketua panitia acara. Rasanya cepat sekali berakhir. Lega luar biasa! Acara berlangsung dengan bumbu pedas, pahit, asin, gurih, dan manis. Semua rasa tersebut nyatanya kurasakan dengan alamiah. Namun, aku menjadi sangat rindu manakala ahad sore kemarin acara usai dan kami harus turun dari lokasi, yakni Kaliurang. *** Pelajaran positif pertama dari Smart Kids Camp dalam hidupku: Seni bekerja sama dalam kelompok Aku bukanlah orang yang pandai memimpin sekelompok orang. Aku sadar itu. Aku cenderung individualis dari dulu. Aku mulai terbuka ketika berorganisasi kala SMA. Meskipun sikap individualisku mulai tak ...

Rumah

Gambar
Aroma rumah yang khas di hidungku senantiasa kutunggu-tunggu kala menjelang lebaran atau liburan semester kuliah. Bagiku rumah adalah tempat tumbuh kembangku, saksi bisu sejarah aku dan keluargaku, serta tempat yang senantiasa patut untuk dikenang… Sejatinya suatu benda mati seperti rumah bukanlah inti yang amat dirindukan. Namun, kesan dan kisah dari benda mati yang diciptakan manusialah yang menciptakan magnetis kerinduan. Rumah atau benda mati lainnya hanya media yang membantuku menyimpan dan mengenang kembali kasih sayang keluargaku, prilaku konyol kakak dan adikku, juga daya juang kehidupan yang kutumbuhkan. Sebab, di rumahlah suka dan duka kami enam beranak terselenggara setiap harinya. Hampir 18 tahun aku merasakan detik-detik yang terjadi di rumah secara intens. Namun, kini rumahku yang merekam kasih sayang makhluk di dalamnya termasuk aku adalah kosanku. Setidaknya ada empat rumah yang telah merekam jejak-jejakkku dan keluarga kandung maupun saudara WMN. Tentu d...