Asa untuk Turki
Turki adalah negeri yang membuat hatiku berdesir untuk berusaha menjejak tanahnya dan menggapai langitnya. Ketika ada buku atau artikel yang membahas tentang Turki, dijamin mata ini tak akan beranjak ke yang lain sebelum bacaan itu selesai. Ketika ada informasi kegiatan yang membahas Turki dan kehidupan sosial-politik masyarakatnya, dipastikan langkah kaki akan menuju paling pertama. Jika dalam Sang Pemimpi-nya Andrea Hirata, aku tidak jauh berbeda dengan Jimbron manakal ia sangat antusias mendengar kata ‘kuda’. Seolah kata ‘Turki’ memenuhi rongga dada yang mampu menggantikan kinerja oksigen. Maaf yah sangat berlebihan memang.
Ada satu asa pada masyarakat Turki yang sangat peduli pada negeri Palestina. Semoga Turki tetap menjadi negeri yang terdepan membantu rakyat Palestina. Semoga Turki mampu menggandeng negeri-negeri Timur Tengah untuk bersatu mengembalikan hak rakyat Palestina terhadap negerinya terutama Masjidil Al-Aqsha. Semoga Turki mampu terlepas dari belenggu sekulerisme sehingga masa kejayaan Islam kembali terasa. Bir ataupun minuman beralkohol tidak lagi menjerat masyarakatnya. Simbol-simbol ke-Islam-an tidak lagi dibenci. Hukum negerinya mengajak pada kebaikan dan melarang pada kebathilan.
Ah Turki… aku mencintaimu seperti aku mencintai Indonesia dan Palestina. Mari berdoa untuk saudara muslim-muslimah di seluruh dunia. Semoga hati kami senantiasa terpaut pada ketauhidan.
Komentar
Posting Komentar